Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,338 • USD → IDR Beli: 13,352
  • EUR → IDR Jual: 14,126 • EUR → IDR Beli: 14,145
  • HKD → IDR Jual: 1,718 • HKD → IDR Beli: 1,720
  • JPY → IDR Jual: 117 • JPY → IDR Beli: 117
  • AUD → IDR Jual: 10,210 • AUD → IDR Beli: 10,226
  • SGD → IDR Jual: 9,371 • SGD → IDR Beli: 9,387
  • Emas Jual → 548,000 • Emas Beli → 523,000
  • Perak Jual → 10,900
  • Update Tanggal 07-03-2017
Sinau Bareng Emha Ainun Nadjib

Pilgub, Pilpres, Pilnab, Piltu

Home / Opini / Pilgub, Pilpres, Pilnab, Piltu
Pilgub, Pilpres, Pilnab, Piltu Emha Ainun Nadjib (Cak Nun). (Grafis: TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Ada orang Madura sakit parah butuh donor darah, tapi kemudian menolak setelah dikasihtahu siapa yang menyumbang darah. “Dak mau saya. Dia pernah mencuri. Kalau saya dimasuki darah dia, saya bisa jadi pencuri. Dak mau saya…”

Kebetulan sampai situasi darurat, tak  ada darah lain yang cocok. Kalau dokter memaksanya, ia berontak serius. Sampai akhirnya meninggal. Ia dipanggil Tuhan dan meninggalkan pertanyaan: ini peristiwa kebodohan ataukah keteguhan?

Sebagaimana pada peristiwa rutin lainnya dalam hidup manusia, selalu diiringi pertanyaan: Apa beda antara hemat dengan pelit. Istiqamah dengan keras kepala. Konsisten dengan jumud. Boros dengan pemurah. Introvert atau kontemplatif. Setia atau konservatif. Lampu kuning di perempatan jalan itu masih atau sudah. Uang seratus ribu di saku itu hanya ataukah alhamdulillah.

Berita Terkait

Komentar

301 Moved Permanently

Moved Permanently

The document has moved here.

Terpopuler

Top
Wawanita.com satriamedia.com